Apakah Bisnis Online Itu ?
Secara sederhana bisnis online adalah bisnis yang dijalankan dengan menggunakan fasilitas internet untuk mencapai tujuan suatu usaha atau bisnis, yaitu uang.
Prospek Bisnis Online
Dengan perkembangan teknologi komputer dan dunia internet itu sendiri secara pesat yang bisa digunakan di berbagai bidang usaha, baik untuk kepentingan pribadi, kelompok, organisasi, maupun perusahaan, maka secara otomatis membuka berbagai celah peluang bisnis/usaha lainnya.
Selain itu kemudahan & kecepatan aksesnya dapat digunakan dalam mengembangkan jangkauan informasi, promosi, perluasan jaringan bisnis dan target pasar tanpa dibatasi wilayah/Negara, Nasional dan Internasional. Para pelaku bisnis pun dapat dengan leluasa mengembangkan berbagai inovasi bisnis dengan berbagai sentuhan kreatif yang tanpa batas.
Di Indonesia sendiri peluang bisnis online ini masih sangat terbuka luas, mengingat belum semua pelakunya menjalankan bisnis online ini secara fulltime, alias masih banyak yang hanya sebatas usaha sampingan atau sekedar coba-coba. Padahal bila digarap dengan sedikit lebih serius, bukan tidak mungkin akan mengalirkan penghasilan yang tidak sedikit jumlahnya.
Mungkin masih banyak yang ingat dengan nama Anne Ahira, DataKencana.com, Adi Budianto Mulia, Indokado.com, Joko Susilo dengan formula bisnisnya, dan masih banyak lagi. Mereka bisa mengasilkan banyak uang melalui dunia online di internet. Mengapa? Karena mereka lebih tekun dan serius menjalaninya.
Produk Bisnis Online
- Produk Fisik yang dijual secara online, seperti misalnya: Produk elektronik (TV, Komputer, Kamera Digital, Baju, dll).
- Produk digital/elektronik/elektrik non-fisik yang didistribusikan/dijual secara online, seperti misalnya: Pulsa Hp elektronik, E-Book, Software & Aplikasi Komputer, dll.
- Pelayanan jasa online, seperti: Konsultasi Online, Pendidikan & Kursus Online/e-learning, Iklan Online, Jual Beli Domain+Hosting, pembuatan website (web builder/webmaster), dll.
- Bisnis Network/Jaringan, Refferal, dan Affiliasi yang biasanya tergabung dengan salah satu atau beberapa jenis dari 3 jenis produk bisnis online pada poin no.1, no.2, dan no.3 di atas.
Catatan:
Bisnis/Usaha yang memiliki website dan menggunakannya hanya untuk publikasi, promosi, sarana komunikasi, maupun yang hanya berfungsi layaknya virtual office namun tidak terjadi TRANSAKSI apapun di dalamnya tidak kami masukan sebagai bisnis online.
Alat Pembayaran Bisnis Online
Dari gabungan fakta bisnis online antara yang dijalankan di Indonesia dengan yang dijalankan di luar negeri, maka ada beberapa alat pembayaran yang digunakan, yaitu:
- Transfer antar rekening di Bank, baik melalui Setor Tunai, ATM, M-Banking, maupun Internet Banking. Metode ini masih banyak digunakan di Indonesia, tapi hanya terbatas pada transaksi pembayaran lokal di wilayah Indonesia saja.
- Kartu Kredit. Pada awalnya penggunaan kartu kredit ini sangat membantu, apalagi bisa digunakan untuk transaksi Internasional/lintas Negara. Namun seringkali disalahgunakan dan selalu menjadi incaran para penjahat internet. Meski masih ada yang menggunakannya, lambat laun penggunaannya sudah mulai berkurang.
- Virtual Payment seperti PayPal, Billpoint, Moneybookers, Kagi, AllertPay, Liberty Reserve, dll. Inilah alternatif pembayaran yang saat ini banyak digunakan sebagai alat pembayaran online, karena selain lebih aman dibandingkan 2 alat pembayaran sebelumnya prosesnya juga mudah dan cepat. Untuk jenis pembayaran virtual payment ini PayPal adalah yang paling populer dan telah banyak digunakan oleh banyak merchant dan pelaku bisnis dari banyak Negara, termasuk Indonesia.
BAGAIMANA MEMULAI BISNIS ONLINE ?
Ada pertanyaan penting yang harus Anda jawab sebelum Anda memulai bisnis online :
1. Anda ingin menjadi pemilik (owner) bisnis online-nya ? atau
2. Anda hanya ingin menjadi pengikut bisnis orang lain ?
Pertanyaan tadi bisa Anda jawab dengan mempertimbangkan 2 hal berikut:
- Untuk menjadi pemilik (owner) bisnis online Anda harus punya produk milik sendiri. Tidak peduli apakah itu ciptaan/buatan sendiri, membeli dari orang lain, atau mendapatkannya secara Cuma-Cuma alias gratis (ada tips tersendiri tentang ini).
- Bila Anda tidak bisa mendapatkan produk milik sendiri dengan berbagai cara yang terdapat di no.1 tadi, maka Anda bisa menggunakan produk milik orang lain. Caranya? Jadilah pengikut bisnis orang lain melalui program bisnis Network/Jaringan, Refferal, atau Affiliasi (Lihat poin no.4 pada keterangan: Produk Bisnis Online di awal tulisan ini!).
Bila Anda sudah menentukan apakah ingin menjadi owner atau hanya jadi pengikut bisnis online saja, langkah berikutnya adalah mempertimbangkan beberapa hal berikut:
A. MODAL = M-O-D-A-L
Modal Uang
Jika sebagai pemilik (owner) yang harus Anda perhitungkan adalah: Biaya produksi/pembelian produk dan biaya operasional.
Jika Anda hanya sebagai pengikut bisnis, yang harus anda perhitungkan adalah: Biaya pendaftaran dan biaya operasional.
Jika Anda hanya sebagai pengikut bisnis tapi dibebaskan dari biaya pendaftaran (gratis), yang harus Anda perhitungkan adalah: Biaya operasional! Ini penting, karena ada sebagian kawan yang “memakan” mentah-mentah “bahasa iklan” yang inti bunyi iklannya seperti ini: “Bisnis Tanpa Modal Hasil Jutaan….”, “Bisnis Modal Dengkul Hasilnya Selangit…”, dan banyak lagi. Dia lupa, meskipun gratis dan tanpa harus memiliki produk sendiri, tetap ada biaya yang harus dia bayar seperti biaya koneksi internet atau warnet dan biaya promosi. Betul tidak?
Berapakah sebenarnya jumlah modal yang harus dimiliki untuk bisa berbisnis online? Relatif, tergantung apakah ingin menjadi seorang owner/pemilik bisnis atau hanya ingin menjadi pengikut bisnis orang lain. Tapi kalau kita mau jeli, sebenarnya biaya atau modal yang dikeluarkan bisa sangat tergantung pada strategi bisnis kita. Ada yang modal awalnya terlihat besar dengan peralatan komputer lengkap, fasilitas biaya koneksi, dll, ternyata setelah berjalan sekian waktu hasilnya sangat luar biasa dengan biaya operasional yang bisa ditekan sangat minimal. Tapi ada juga yang modal awalnya sangat kecil, sekitar puluhan ribu saja, ternyata hasilnya sangat biasa saja, malah bisa dibilang (setelah dihitung-hitung): nombok!
KATA KUNCINYA: BIAYA KONEKSI INTERNET! Sebab ternyata fakta bicara: banyak pebisnis online (terutama pemula) yang menjalankan bisnisnya dengan menggunakan fasilitas Warnet lebih dari yang seharusnya. Jadi yang untung….ya pengusaha Warnet-nya dong! ?
Modal Pengetahuan/Keterampilan
Selain modal yang berbentuk uang yang bersifat liquid (telah ada & siap pakai), maka modal berikutnya yang harus dimiliki adalah modal pengetahuan dan kemampuan/keterampilan tentang internet itu sendiri, termasuk metode pembayaran.
Minimal Anda sudah memiliki pengetahuan dasar mengenai pengoperasian komputer. Tidak harus terampil dalam bahasa pemrograman, cukup bisa membaca dan mengetik komputer saja dulu. Dengan memiliki modal dasar ini maka pengetahuan & keterampilan lainnya bisa Anda kuasai kelak, dengan catatan: punya kemauan untuk belajar.
Modal Fasilitas
Modal fasilitas ini berupa seperangkat komputer (Hardware&Software) dan fasilitas untuk koneksi internet (modem,Wifi, saluran Telkom, dll). Ada juga yang mensiasati dengan hanya memiliki seperangkat komputer saja sedangkan untuk koneksi internet untuk keperluan upload, promosi online, dan transaksinya mereka menggunakan jasa Warnet. Boleh saja, yang penting harus tetap memperhitungkan faktor biaya yang harus dikeluarkan dengan menggunakan management strategi tertentu.
Bagaimana jika ketiga unsur faktor modal di atas tidak Anda miliki secara lengkap (hanya 1-2 saja)? Misalnya; hanya punya modal uang saja, hanya punya Pengetahuan & Keterampilan, atau hanya punya modal fasilitas saja?
SOLUSINYA: Cari Partner/Rekan yang bisa melengkapinya! Buat perjanjian kerjasama usaha dengan kesepakatan tertulis.
Bagaimana jika tidak memiliki semuanya tapi tetap ingin berbisnis online?
SOLUSINYA: Jadilah pengikut bisnis online orang lain dalam program Netwok, Affiliasi, atau program Refferal! Mengapa? Karena selain tidak perlu punya produk sendiri, modal yang harus dikeluarkan pun tidak perlu terlalu banyak, yaitu cukup biaya pendaftaran (malah ada yang gratis daftar) dan biaya Warnet. Tapi hati-hati, justru banyak yang malah mengeluarkan biaya operasional lebih besar dibandingkan dengan jika Anda mau berusaha untuk dapat melengkapi ketiga unsur modal utama tadi, apapun caranya. Mau bukti?
Tidak usah jauh-jauh: Saya sendiri! Karena hampir sebagian besar bisnis online yang saya ikuti di awal-awal saya memulai bisnis online tidak perlu dengan mengeluarkan biaya pendaftaran yang besar. Mulai dari yang Rp. 200 ribu sampai yang cukup dengan uang pendaftaran/membership Rp. 10.000,- perak , bahkan banyak juga yang gratis! Tapi ternyata biaya operasionalnya lumayan menghabiskan lebih dari setengah gaji bulanan saya! (dulu masih sampingan ?)!!!
Apa yang salah? STRATEGI biaya operasional (biaya online, promosi, dll)!
KATA KUNCINYA: sekali lagi; PARTNERSHIP ! Cari partner bisnis/usaha di bidang bisnis online dari orang-orang yang bisa Anda percaya dan bisa bekerjasama dengan Anda, atau minimal Anda punya mentor atau pembimbing yang memang telah lebih dulu menjalani bisnis online. Jika perlu kumpulkan semua teman-teman Anda dan bicarakan tentang keinginan Anda berbisnis online ini. Produknya? Cari ide, tawarkan dan diskusikan dengan calon partner Anda.
Kecuali jika Anda belum berorientasi cari uang sebagai keuntungan di bisnis online atau sekedar menyalurkan hobi/coba-coba dengan mengikhlaskan uang Anda untuk biaya-biaya tersebut.
B. MEDIA BISNIS ONLINE
Ada beberapa media yang bisa digunakan sesuai budged atau modal yang Anda miliki, diantaranya :
- E-mail, Website/Situs.
- Mini Site, Sales Letter, Toko Online.
- Weblog (Blog).
- Situs Jejaring Sosial ( Friendster, Face Book, FriendFinder, Yuwie, Twiter, MultiPly, dan lain-lain).
Jika Anda hanya menjadi pengikut bisnis online orang lain dengan mengikuti program Networking, Refferal, atau Affiliasi, biasanya mereka memberikan Web Replika / URL Replika sebagai member area dan menjadi bagian dari fasilitas member yang dapat digunakan sebagai sarana promosi online di internet.
Sehingga Anda tidak perlu repot-repot membuat Wesite/Mini Site sendiri. Hanya saja memang Anda harus tunduk pada syarat & ketentuan (Term & Service) yang mereka terapkan dan memiliki keterbatasan dalam berinovasi. Dan sekali lagi kami ingatkan: Modal kecil belum tentu biaya operasionalnya juga kecil!
KUNCINYA: Jangan berhenti BELAJAR! Mungkin saat ini Anda baru bisa menjadi pengikut bisnis orang lain, jangan lupa pakai rencana kerja & strategi biaya. Setelah nanti Anda sudah pintar dan punya modal sendiri, sebisa mungkin kami sarankan untuk menciptakan kerajaan bisnis Anda sendiri!
C. PROMOSI
Inilah yang paling menentukan berhasil tidaknya bisnis online Anda nantinya. Secara garis besar ada 2 cara promosi :
- Promosi online di internet melalui iklan baris, iklan banner, mailing list, jejaring sosial, dan lain-lain.
- Promosi offline melalui brosur, Koran/Surat Kabar, Majalah, Bulletin, News Letter, kabar dari mulut ke mulut, dan lain-lain.








3 comments
Annett Belrose says:
08/06/2011 at 02:35 (UTC 0 )
ShareFXInvestment.com is a new rapidly developing investment company working online with the investors all over the world. Our team has the experience and qualified management skills to assist you in building financial stability platform for years ahead. We trade on the Forex market and this says it all.
HemorrhoidTreatment says:
22/03/2011 at 02:39 (UTC 0 )
I believe that I could quite possibly feel this various ways. Thanks a lot for posting it.
Hemorrhoid Treatment
Admin says:
22/03/2011 at 10:48 (UTC 0 )
Thanks for visit here, good luck!