«

»

Feb
04

Jaminan Perlindungan Asset Untuk Keberlangsungan Siklus Kehidupan Manusia

Tahapan siklus kehidupan seorang anak manusia:

  1. Masa Baru Dilahirkan (Bayi).
  2. Masa Kanak-kanak, masuk usia pendidikan dasar (PAUD, TK, SD).
  3. Masa Remaja, masuk usia pendidikan lanjutan (SMP, SMA, Perguruan Tinggi/Kuliah).
  4. Masa Dewasa, mulai bekerja, berpenghasilan, dan idealnya bisa menabung/berinvestasi dalam betuk apapun. Cari cara apapun untuk bisa tetap menabung atau berinvestasi, kantung uang tidak hanya di satu waktu dan tempat. Tuhan sebarkan rejeki di seluruh permukaan bumi sejak dunia ini diciptakan. Bisa cari tambahan jika dari satu tempat dirasa kurang atau pas-pasan.
  5. Masa Berkeluarga (menikah), mulai memikul tanggungjawab untuk kelangsungan masa depan seluruh anggota keluarga.
  6. Masa Tua, masa pensiun menghabiskan sisa hidup.
  7. Masa Kembali Pulang ke Surga Akhirat. Amin.

 

Beberapa fakta keuangan yang terjadi pada tiap siklus kehidupan:

  • Harus terpenuhinya kebutuhan hidup mendasar yang meliputi kebutuhan sandang (pakaian), pangan (makanan/minuman), dan papan (rumah/tempat tinggal). Kebutuhan manusia di setiap tingkatan siklus hidupnya berbeda-beda seiring dengan bertambahnya usia, tujuan hidup, dan gaya hidupnya.
  • Kebutuhan hidup akan terpenuhi jika ada uang untuk mendapatkannya yang disebut Biaya Hidup. Meningkatnya kebutuhan hidup akan menyebabkan meningkatnya biaya hidup.
  • Uang sebagai biaya hidup akan diperoleh jika ada sumbernya yang disebut Sumber Penghasilan utama berupa pekerjaan atau usaha (apapun).
  • Setelah uang yang diperoleh digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, ada tiga kemungkinan yang akan terjadi: 1). Cukup atau pas-pasan  2). Ada lebihnya dan bisa menabung/berinvestasi  3). Kurang.
  • Tidak adanya jaminan & dana cadangan akan sangat mengganggu/menghambat terpenuhinya kebutuhan hidup dasar dan gaya hidup akibat terjadinya resiko kehidupan yang membutuhkan biaya tambahan. Sudah banyak contoh orang yang memiliki tabungan/hasil investasi berlimpah dan harta benda berlebihan saja bisa jatuh miskin jika terjadi resiko dasar tersebut, apalagi yang masih kekurangan atau pas-pasan!

Hal penting yang seharusnya Anda pikirkan menyangkut fakta di atas adalah:

  1. Potensi Resiko Dasar yang dimiliki oleh setiap orang pasti akan terjadi di setiap siklus hidupnya (hanya jenis resiko, urutan kejadian, dan waktu terjadinya yang tidak tahu).
  2. Perlunya Jaminan Perlindungan Aset (jiwa, kesehatan, sumber penghasilan, dan harta benda) jika terjadi Resiko Dasar yang dapat mempengaruhi kondisi keuangan agar sumber penghasilan utama & harta benda tetap dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup, baik saat terjadinya resiko maupun untuk kehidupan di masa depan.
  3. Untuk menghindari terambilnya penghasilan utama dan aset/harta benda berharga Anda atau meminimalkan kemungkinan tidak adanya dana lebih, tabungan, maupun hasil investasi sebagai cadangan biaya resiko yang besarnya tidak bisa ditentukan saat terjadinya resiko, maka Anda memerlukan bantuan pihak ketiga untuk mengalihkan biaya resiko yang timbul sebagai jaminan perlindungannya. Siapakah itu? Jika menyangkut resiko dasar kehidupan manusia beserta asetnya, maka jawabannya adalah: polis produk asuransi jiwa! Karena sesungguhnya jiwa dan kehidupan manusia itu sangat berharga dan tidak bisa dinilai atau dibeli dengan uang! Manusia hanya bisa meminimalkan dampak yang akan ditimbulkan oleh resiko yang akan terjadi. Tuhan selalu mengingatkan untuk menjadikan hidup kita hari ini lebih baik dari kemarin. Jika ada pilihan untuk menjadi lebih baik mengapa tidak diambil?
  4. Tidak punya budged dana atau uang lebih bukan satu-satunya alasan untuk tidak membeli polis asuransi jiwa. Sudah banyak produk asuransi jiwa yang bisa dimiliki dengan harga sangat terjangkau, itu pun tidak diminta membayar seumur hidup. Sebenarnya lebih kepada seberapa pahamnya Anda akan pentingnya memiliki asuransi jiwa sebagai investasi kehidupan masa depan & seberapa pedulinya Anda terhadap masa depan keluarga Anda. Tidak perlu egois dengan hanya meratapi ketidakberdayaan diri Anda. Perjuangkan dengan sekuat tenaga, apapun caranya. Karena masa depan keluarga Anda adalah tanggungjawab Anda. Minimal, Anda punya polis asuransi jiwa yang bisa meringankan beban Anda atau keluarga Anda saat Anda tidak bisa lagi menjadi sumber nafkah utama akibat sakit, tenaga berkurang akibat menua, atau karena pensiun. Jangan sampai kerja keras bertahun-tahun lenyap dalam sekejap akibat kesombongan yang tidak perlu. Apalagi jika kelak Anda berpulang dipanggil ke hadirat-Nya. Jangan sampai kepergian Anda justru menjadi beban tambahan akibat tidak adanya uang bagi keluarga yang ditinggalkan. Ingat siklus kehidupan yang ada dan pasti terjadi pada siapapun, dari 7 siklus hidup di atas tidak adakah yang sangat berharga bagi Anda? Tidak perlu memaksakan diri memiliki seluruh manfaat polis jika dana terbatas. Mulai saja pelan-pelan dan bertahap. (Bisa lihat salah satu penjelasannnya di Layanan Perencanaan Keuangan Sinarmas MSIG Life)
  5. Memiliki polis asuransi jiwa bukan berarti mengharapkan untuk sakit, celaka, atau minta cepat mati. Karena asuransi jiwa tidak hanya bicara soal itu saja. Justru perusahaan asuransi jiwa beserta ribuan karyawan dan tenaga pemasarannya akan berharap dan berdo’a agar pemilik polis asuransi jiwa bisa tetap sehat dan baik-baik saja dalam jangka waktu lama agar dana yang ada tetap bisa tersimpan sebagai investasi bersama.
  6. Yang paling baik untuk dipikirkan bukanlah cara menghindari resiko-resiko tersebut, karena itu pasti terjadi. Yang paling bijaksana adalah bagaimana caranya agar saat suatu resiko terjadi (apapun jalan terjadinya) kita dapat meminimalkan dampak yang akan ditimbulkannya, terutama dari sisi dampak keuangan.

 

Semoga Bermanfaat. Amin!

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

2 comments

  1. Jefry says:

    Dari dulu sampai sekarang saya belum pernah sekalipun menggunakan asuransi jiwa, untuk melindungi asset dan hidup kita dikemudian hari sepertinya snagat dibutuhkan ya..
    terima aksih atas penjelasannya

  2. Didin Supriatna says:

    banner + link teks anchornya sudah saya pasang di blog saya silahkan di cek di sini Tips & Trik Fotografi

    Di tunggu link backnya gan.. terimakasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

CommentLuv badge