«

»

Feb
04

Mengenal Jalur Distribusi Asuransi Jiwa dan Profesi Agen Asuransi Jiwa

Agen Asuransi Jiwa hanyalah satu dari beberapa jalur distribusi produk-produk asuransi jiwa yang ada di bawah naungan suatu perusahaan asuransi jiwa. Setidaknya ada 3 (tiga) jalur distribusi produk asuransi jiwa yang saat diketahui oleh masyarakat umum, yaitu:

 

1. Direct & Telemarketing.

Yaitu distribusi atau penjualan produk asuransi jiwa yang langsung dilakukan oleh perusahaan asuransi jiwa melalui karyawan-karyawan yang digaji secara khusus oleh mereka untuk memasarkan asuransi jiwa melalui media-media yang telah ditentukan dengan produk & kewenangan/kewajiban tertentu pula.

Misalnya dengan melakukan penawaran-penawaran korespondensi (surat), telepon, website perusahaan (online), news letter, dll, yang dilakukan berdasarkan instruksi kerja dari perusahaan. Para karyawan ini bertanggungjawab langsung kepada perusahaan asuransi jiwa tempat mereka bekerja dengan imbalan gaji tetap. Jam kerja para karyawannya adalah jam kerja pada umumnya.

 

2. Bancassurance.

Yaitu distribusi atau penjualan produk asuransi jiwa yang dilakukan melalui Bank dan para karyawannya yang telah ditunjuk atau telah melakukan perjanjian kerjasama dalam periode tertentu dengan suatu perusahaan asuransi jiwa untuk menjual produk asuransi jiwa dengan imbalan/komisi tertentu atas penjualan yang terjadi.

Para karyawan Bank ini tidak langsung bertanggungjawab kepada perusahaan asuransi jiwa, melainkan kepada Bank tempat mereka bekerja yang bertindak sebagai broker asuransi jiwa. Pihak Bank itulah yang nantinya akan berhubungan secara langung dengan pihak perusahaan asuransi jiwa.

Para karyawan Bank yang memasarkan produk asuransi jiwa ini digaji oleh Bank tempat mereka bekerja dan (pada beberapa Bank) akan mendapatkan imbalan/komisi tambahan tertentu atas pejualan asuransi jiwa yang terjadi melalui dirinya. Jam kerja mereka seperti jam kerja karyawan pada umumnya, kecuali yang ingin mendapatkan penghasilan lebih akan bertindak layaknya agen asuransi dari jalur Agency/keagenan (lihat poin no.3 di bawah).

 

3. Keagenan / Agency.

Yaitu distribusi atau penjualan asuransi jiwa yang dilakukan secara mandiri (stand alone) melalui suatu Agency/Keagenan asuransi jiwa yang bertanggungjawab penuh & berada langsung dibawah naungan suatu perusahaan asuransi jiwa dengan perjanjian kontrak kerjasama/kesepakatan untuk mencapai target penjualan tertentu.

Tidak ada jam kantor yang membatasi kerja para agen asuransi untuk melakukan pekerjaannya, kecuali saat submit atau penyetoran SPAJ (Surat Pengajuan Asuransi Jiwa) dari nasabah ke kantor dan urusan administrasi lainnya yang berhubungan dengan penerbitan polis atau pelayanan administratif nasabah.

Sedangkan pelayanan terhadap nasabah selain yang bersifat administratif dapat dilakukan kapan pun diluar jam kantor, seperti jemput data calon nasabah untuk pengisian SPAJ maupun klaim nasabah, mengantar polis yang telah terbit, pendampingan nasabah saat di rumah sakit, dll.

Para agen ini tidak mendapatkan gaji tetap bulanan, mereka mendapatkan penghasilan atas penjualan asuransi jiwa yang terjadi melalui dirinya. Namun, meski tidak mendapatkan gaji tetap bulanan, penghasilan bulanan mereka dapat melebihi penghasilan seorang karyawan senior, bahkan melebihi penghasilan seorang President Direktur atau komisaris perusahaan sekalipun!

Mengapa? Anda perlu tahu hal ini: Seorang agen asuransi dari suatu Agency tidak bekerja seperti seorang karyawan, namun mereka memandang pekerjaan mereka sebagai sebuah bisnis yang harus dijalankan secara profesional dan sepenuh hati.

Sebagai imbalannya, menurut saya sangat wajar jika dari satu kali hasil kerja seorang agen asuransi akan dibayar berkali-kali!!! Inilah yang akanĀ  dibahas pada artikel Prospek Bisnis Agen Asuransi Jiwa Jalur Distribusi Agency.

 

Fakta yang harus diketahui:

  • Produk utama dari produk asuransi jiwa yang didistribusikan oleh masing-masing jalur distribusi di atas meski berbeda-beda nama, namun seringkali manfaatnya hampir sama, tergantung kebijakan masing-masing perusahaan asuransi jiwa.
  • Ketentuan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sebagai induk organisasi perusahaan-perusahaan asuransi jiwa yang ada di Indonesia; bahwa setiap orang yang mendistribusikan produk asuransi jiwa dari suatu perusahaan asuransi jiwa harus memiliki Sertifikat & Lisensi melalui proses pembelajaran/tutorial & ujian sertifikasi profesi AAJI yang memberikan jaminan layanan profesional. Ini setara dengan profesi seorang dokter, pengacara, perencana keuangan profesional mandiri, dll. Artinya, dari jalur distribusi apapun hak & kewajibannya tetap sama.
  • Layanan yang diberikan oleh seorang agen asuransi dari jalur distribusi Agensi/Keagenan bersifat mobile (dinamis) & profesional dengan sistem jemput bola tanpa dibatasi jam kantor. Artinya, kapan pun seseorang calon nasabah ingin membuka/membeli polis asuransi jiwa akan tetap dapat dilayani. Demikian pula jika nasabah asuransi jiwa membutuhkan bantuan karena keterbatasan waktu atau karena adanya halangan lain atas manfaat polis yang dimilikinya, maka ia dapat meminta bantuan dari agen asuransinya saat membuka/membeli polis dahulu tanpa harus takut atau khawatir mengeluarkan biaya apapun atas layanan ekstra yang diberikan oleh sang agen. Karena layanan ekstra (purna jual) ini adalah bagian dari kewajiban seorang agen asuransi yang tertulis dalam perjanjian kontrak kerja dengan perusahaan asuransi jiwa tempatnya bernaung. Bagaimana jika agen Anda saat membeli polis dahulu sudah tidak bekerja di perusahaan asuransi jiwa polis Anda? Tidak usah khawatir, agen lain dari Ageny yang sama akan secara otomatis menggantikannya dengan pemberitahuan dari perusahaan. Dengan membeli polis asuransi jiwa melalui Agen Asuransi akan banyak menghemat waktu dan biaya yang harus Anda keluarkan.
  • Seluruh siklus kehidupan seseorang membutuhkan produk asuransi jiwa. Mulai dari dalam kandungan, setelah dilahirkan (bayi), masa kanak-kanak, masa remaja dan bersekolah, masa dewasa dan bekerja, masa berkeluarga/menikah, masa melahirkan bagi seorang istri, masa tua dan pensiun, masa beribadah, dll. Sekali lagi, dengan membeli polis asuransi jiwa melalui Agen Asuransi akan banyak menghemat waktu dan biaya yang harus Anda keluarkan. Untuk itu sangat penting bagi Anda untuk membaca artikel: Konsep Jaminan & Perlindungan Asuransi Jiwa Dalam Tujuh Siklus Kehidupan Manusia.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

CommentLuv badge